Kelompok ibu-ibu PKK dari Kampung Bawang Sakti Jaya tampil penuh semangat dalam perlombaan senam kreasi yang digelar di kawasan wisata Cakat Raya, tepatnya di Candi Cakat, pada tanggal 11 Agustus 2025. Mereka menjadi wakil Kecamatan Banjar Baru, berkompetisi bersama dua kampung lainnya: Bawang Tirto Mulyo dan Panca Mulia, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang.
Acara yang menjadi puncak sorak-sorai dan kekompakan ini turut didampingi para pemangku kepentingan setempat, yakni Camat Banjar Baru, Bapak Wayan Wila Rahula Putra, S.IP.; Kepala Kampung Bawang Sakti Jaya Bapak Supriyono bersama Ibu Kepala Kampung, Ibu Sutarmi; Sekretaris Desa Bapak Muhammad Nur Shodiq, S.Kom.; serta para adik-adik KKN dari IAI Tulang Bawang.
Suasana dan Tujuan Kegiatan
Lomba senam kreasi ini bukan sekadar ajang kebugaran fisik, tetapi merupakan manifestasi semangat kebersamaan, semarak kemerdekaan, dan penguatan kedekatan antarwarga. Ibu-ibu PKK menampilkan gerakan senam yang menarik dan sinergis, mencerminkan latihan dan kekompakan mereka.
Latar Wisata Cakat Raya
Wisata Cakat Raya, yang menjadi lokasi lomba, dikenal sebagai “Taman Mini Tulang Bawang”. Kawasan seluas sekitar 3,5 hektare ini menyajikan miniatur Candi Prambanan—berukuran sekitar 9 × 10 meter dengan tinggi hampir 12 meter—serta berbagai replika rumah adat seperti Joglo, Batak, dan Minangkabau. Keindahan panorama yang juga menghadap Sungai Way Tulang Bawang menjadikannya spot foto yang sangat Instagramable bagi pengunjung
Peran Pejabat dan Mahasiswa
Pendampingan Camat Wayan Wila Rahula Putra, S.IP., menunjukkan kepedulian pemerintah pada kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dukungan Kepala Kampung Supriyono, Ibu Sutarni, dan Sekdes Muhammad Nur Shodiq, S.Kom. semakin memotivasi para ibu PKK. Kehadiran adik-adik KKN dari IAI Tulang Bawang turut memperkaya suasana, sebagai bagian edukasi lapangan dan kolaborasi lintas generasi.
Makna Kebersamaan dan Kreativitas
Perlombaan senam ini merupakan simbol nyata semangat kemerdekaan sekaligus pemberdayaan ibu-ibu di tingkat kampung. Lewat gerakan-gerakan kreatif dan resonansi semarak, mereka menunjukkan bahwa semangat nasionalisme juga bisa diwujudkan dengan cara yang menyenangkan dan inklusif.
Lomba senam kreasi di Wisata Cakat Raya bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga perayaan kebersamaan, kreativitas, dan kebanggaan desa. Momentum 11 Agustus 2025 ini memperkuat pentingnya peran ibu-ibu PKK dalam komunitas—dengan visi, kesehatan, dan keterlibatan aktif dalam memperingati sejarah kemerdekaan bangsa.