Dalam sebuah langkah revolusioner menuju masa depan yang lebih cerah, Kampung Bawang Sakti Jaya telah memasuki tahap baru dalam transformasi mereka menjadi sebuah desa cerdas. Dengan mengikuti kegiatan pelatihan implementasi Smart Village yang diselenggarakan di Balai Pemdes Kemendagri Lampung dari tanggal 22 hingga 24 Mei 2024, kampung tersebut menegaskan komitmennya untuk mempercepat perkembangan berkelanjutan dan inovasi di tingkat desa.
Kegiatan tersebut menjadi sorotan utama karena melibatkan perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk Dinas PMK Tulang Bawang serta para Camat dari Banjar Margo, Banjar Agung, Rawa Pitu, dan Banjar Baru. Keikutsertaan mereka menandai dukungan yang kuat dari pemerintah daerah dalam mendorong perubahan positif di masyarakat.
Camat Banjar Margo, yang hadir mewakili para Camat, menyatakan keyakinannya bahwa upaya transformasi yang dilakukan oleh Kampung Bawang Sakti Jaya memiliki potensi besar untuk menjadi contoh bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi dan prinsip-prinsip keberlanjutan, desa tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas hidup penduduknya, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan berdaya.
Salah satu aspek menarik dari kegiatan pelatihan ini adalah penekanan pada kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Dengan membangun kemitraan yang kuat, Kampung Bawang Sakti Jaya berharap untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal mereka, menciptakan peluang ekonomi baru, dan meningkatkan akses terhadap layanan publik yang berkualitas.
Dengan demikian, langkah-langkah menuju desa cerdas bukan hanya tentang adopsi teknologi, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat dan pelestarian nilai-nilai lokal. Kampung Bawang Sakti Jaya membuktikan bahwa visi masa depan yang inklusif dan berkelanjutan dapat dicapai melalui kolaborasi yang kokoh dan komitmen yang teguh.